Pages

Labels

Sunday, 27 April 2014

Contoh Proposal Praktikum Biologi Dasar

A. Judul Praktikum
Pengaruh Jumlah Eceng Gondok Terhadap Kecepatan Reaksi Membersihkan Polutan Logam Berat Pada Perairan Tercemar di Desa Rangka Kidul, Sidoarjo

B.  Tujuan Praktikum
Untuk membandingkan hasil kecepatan reaksi yang didapatkan dari perbedaan jumlah eceng gondok pada masing-masing ember plastik, yang kemudian diaplikasikan pada skala yang lebih besar dibanding ember plasrik.

C. Rumusan Masalah
Bagaimanakah pengaruh eceng gondok dalam kecepatan reaksi terhadap peranannya sebagai pembersih polutan logam berat?

D. Manfaat Praktikum
Dengan adanya praktikum seperti ini, diharapakan dapat menghasilkan manfaat yang besar. Salah satunya adalah untuk menghimbau pada masyarakat, khususnya di Desa Rangka Kidul bahwa tanaman eceng gondok tidak hanya memiliki dampak negativ yang dihasilkan dari dirinya.

E.  Hipotesis
Semakin banyak jumlah eceng gondok pada perlakuan yang diberikan pada masing-masing ember, maka semakin cepat pula penurunan konsentrasi pada logam berat yang sebagai musuh dari eceng gondok.

F.  Perlakuan Variabel
1.      Variabel Bebas:
Jumlah eceng gondok, kadar logam berat yang terdapat pada air sumur.
2.      Variabel Terikat:
Kecepatan reaksi penurunan konsentrasi pada logam berat. 
3.      Variabel Kontrol:
Jenis air, usia eceng gondok, volume air, media penampungan air, perawatan yang diberikan.

G. Alat dan Bahan
1.      Larutan Pb(NO3) sebesar 5 ppm
2.      Ember plastik
3.      Air sumur
4.      Eceng gondok
5.      Spektrofotometer Serapan Atom

H. Langkah Kerja Praktikum
1.    Menyiapkan lima ember plastik yang kemudian kita tuangkan air sumur yang kita ambil dari salah satu sumur di Desa Rangka Kidul, Sidoarjo ke dalamnya pada masing-masing ember.
2.   Menambahkan larutan Pb(NO3) sebesar 5 ppm ke dalam masing-masing ember plastik tersebut.
3.   Kemudian memasukkan eceng gondok ke dalam ember plastik yang telah berisikan air sumur dan larutan Pb(NO3) sebesar 5 ppm.
4.  Masing-masing ember plastik memiliki perlakuan yang berbeda, yaitu jumlah eceng gondok yang dimasukkan ke dalamnya.
5. Setelah beberapa hari atau minggu, hasil konsentrasi diukur dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom pada panjang gelombang 217 nm. Dan perlakuan tersebut dilakukan setiap kelipatan hari pertama pengukuran. Hal ini dilakukan agar mendapatkan hasil yang lebih valid.

0 comments:

Post a Comment